Deteksi Dini Diabetes Melitus Pada Guru-Guru SDN 43 Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat

  • Safira Cahya Fadilah
    Alumni Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Sukarta
  • Wina Okva Alsadela
    Mahasiswa Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/rdj.v5i1.12668
Abstract Views (Last 12 Months)
15 Abstract Views
2 Downloads

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau fungsi insulin. Kondisi hiperglikemia kronis ini dapat menimbulkan komplikasi serius pada sistem organ tubuh seperti jantung, saraf, ginjal, dan mata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan guru di SDN 43 Ampenan, Kota Mataram, terhadap pentingnya pemeriksaan kadar gula darah secara rutin sebagai langkah deteksi dini diabetes. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode Point-of-Care Testing (POCT), yang memungkinkan hasil pemeriksaan cepat dan akurat di lokasi kegiatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar guru memiliki kadar gula darah sesaat yang tinggi, mengindikasikan perlunya perbaikan gaya hidup dan pola makan. Faktor penyebab utama peningkatan kadar gula darah di antaranya pola makan tidak sehat, stres kerja, kurang aktivitas fisik, dan obesitas. Edukasi terkait pengaturan pola makan sehat, olahraga teratur, serta manajemen stres menjadi strategi penting dalam pencegahan diabetes. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami pentingnya deteksi dini serta menerapkan perilaku hidup sehat untuk menurunkan risiko diabetes melitus dan meningkatkan kualitas hidup.. 

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2026-06-11
How to Cite
Fadilah, S. C., & Alsadela, W. O. (2026). Deteksi Dini Diabetes Melitus Pada Guru-Guru SDN 43 Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan Dan Lingkungan, 5(1), 221–227. https://doi.org/10.23960/rdj.v5i1.12668