Pemberdayaan Ekowisata Bagi Masyarakat Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung

  • Gunardi Djoko Winarno
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Sugeng Prayitno Harianto
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Bainah Sari Dewi
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Agus Setiawan
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Arief Darnawan
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
  • Rahmat Safe'i
    Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/rdj.v2i1.7411
Abstract Views (Last 12 Months)
444 Abstract Views
626 Downloads

Abstract

Pelaksanaan ekowisata tidak lepas dari peran masyarakat sekitar.  Banyak kegagalan yang terjadi di dunia wisata karena tidak melibatkan masyarakat.  Pelibatan dimulai dari perencanaan sehingga mereka tidak terkejut dan menjadi pasif saat kegiatan wisata berjalan.  Masyarakat diajak dalam merencanakan pengembangan ekowisata. Demikian pula di dalam pengawasan, peran masyarakat diharapkan ikut secara aktif.  Pentingnya pemberdayaan ekowisata bagi masyarakat Desa  Hanura adalah selain sebagai peningkatan kapasistas pengetahuan mereka, juga sebagai usaha untuk perlindungan dan pemanfaatan obyek wisata baik berupa hutan alam beserta flora faunanya juga lanskap kawasan hutan sebagai sumberdaya lingkungan yang sangat berperan bagi kehidupan mereka.  Metode pemberdayaan ini dilakukan dengan cara ceramah, diskui dan ice breaking. Masyarakat Desa Hanura telah mengetahui tentang ekowisa dan melaksanakan kegiatan tersebut untuk konservasi hutan alam, agroforestri dan pemanfaatan panorama yang indah.  Perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kegiatan ekowisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avenzora R. 2008a. Ecotourism: Evaluasi Tentang Konsep. Di dalam: Avenzora R, editor. Ekoturisme Teori dan Praktek. Aceh (ID): BRR NAD-Nias.

Beeton, S. 2000. Ecotourism : A Practical Guide for Rural Communities. Australia (AU): Landlinks Press.

Buckley. 2009. Ecotourism : Principles and Practices. United Kingdom (GB) : Cambridge University Press.

Ceballos-Lascurain H. 1996. Tourism, Ecotourism, and Protected Areas. Gland, Switzerland: IUCN.Collinge N.C. 1993. Introduction to Primate Behavior. Lowa : Kendall/hunt. Publishing Company.

Damanik J dan Weber HF. 2006. Perencanaan Ekowisata. Yogyakarta (ID): Andi Offset.

Fandeli C dan Mukhlison. 2000. Pengusahaan Ekowisata. Fakultas Kehutanan Univ. Gadjah Mada Yogyakarta.

Fennel DA. 2002. Ecotourism Programme Planning. England (GB): Cromwell, Trowbridge.

Gunn CA. 1994. Tourism Planning: Basics, Consept, Cases. New York (US): Crane-Russah.

Indecon. 1996. Hasil Simposium Ekowisata. Gadog. Bogor (ID).

Libosada Jr CM. 1998. Ecotourism in The Philippines. Philippines: Geba Printing.

Western D.1993. Memberi Batasan tentang Ekoturisme. Di dalam Ekoturisme : Petunjuk untuk Perencana dan Pengelola. North Bennington (US): The Ecotourism Society.

Cover
Published
2023-06-22
How to Cite
Winarno, G. D., Harianto, S. P., Dewi, B. S., Setiawan, A., Darnawan, A., & Safe’i, R. (2023). Pemberdayaan Ekowisata Bagi Masyarakat Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan Dan Lingkungan, 2(1), 45–61. https://doi.org/10.23960/rdj.v2i1.7411