Upaya Konservasi Gajah Bersama Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan Di Kabupaten Bener Meriah
DOI:
https://doi.org/10.23960/rdj.v2i2.8297
Abstract View: 713
Abstract
Hutan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan flora fauna endemik, hutan dapat menjadi habitat bagi banyak kehidupan liar. Salah satunya ialah Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang merupakan salah satu spesies dari ordo proboscidea yang masih ditemukan. Gajah Sumatera tergolong satwa dalam status kritis (critically endangered) dalam daftar Red List yang dikeluarkan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources). Kegitan upaya konservasi gajah Bersama masyarakat dilakukan di Kabupaten Bener Meriah mulai bulan Februari 2023, dengan tujuan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan solusi terkait penanganan terhadap gajah dan mengurangi terjadinya konflik antara masyarakat dengan gajah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan diperkuat dengan studi pustaka. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dapat dilakukan seperti mengetahui ancaman bagi spesies gajah, melakukan upaya konservasi gajah, upaya pelestarian gajah (membangun kawasan lindung, sosialisasi kepada masyarkat, melakukan penangkaran gajah) dan upaya perlindungan gajah (Penggiringan gajah, pembuatan parit dan kawat kejut, pemasangan GPS Collar).Downloads
References
T. Mustafa, A. Abdullah, and K. Khairil, “ANALISIS HABITAT GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) BERDASARKAN Software SMART DI KECAMATAN PEUNARON KABUPATEN ACEH TIMUR,” Biot. J. Ilm. Biol. Teknol. dan Kependidikan, vol. 6, no. 1, p. 1, 2019, doi: 10.22373/biotik.v6i1.4041.
E. L. Rustiati, “Teknik Kajian Titik Masuk Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) di Perbatasan Kawasan Konservasi Taman Nasional Way Kambas dengan Pemukiman,” 2020.
G. Setiasih, A. Rianti, and M. Takandjandji, “POTENSI VEGETASI DAN DAYA DUKUNG UNTUK HABITAT GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DI AREAL PERKEBUNAN SAWIT DAN HUTAN PRODUKSI KECAMATAN SUNGAI MENANG, KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR,” Ber. Biol., vol. 17, no. 1, p. 49, 2018, doi: 10.14203/beritabiologi.v17i1.2997.
S. Rahmanda, S. Kamal, and N. Amin, “PREFERENSI PAKAN GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DI CONSERVATION RESPONSE UNIT (CRU) TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN Syahrul,” Pros. Semin. Nas. Biot., pp. 117–121, 2020.
I. G. Febryano and Rusita, “PENGEMBANGAN WISATA PENDIDIKAN BERBASIS KONSERVASI Sumatran Elephant ( Elephas maximus sumatranus ) Behavior In Edu-Tourism,” Sains Peternak., vol. II, no. 1, 2017.
N. Yudarini, S. Widyastuti, and I. Soma, “Tingkah Laku Harian Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) Di Bali Safari and Marine Park, Gianyar,” Indones. Med. Veterinus, vol. 2, no. 4, pp. 461–468, 2013.
S. H. Evitasari, E. K. Nasution, and A. Muchsinin, “Pengaruh Pengunjung terhadap Aktivitas Harian Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan,” J. Ilm. Bio-Eksakta, vol. 2, no. 2, pp. 165–173, 2020.
A. Setiawan, A. Darmawan, and B. Konservasi Sumberdaya Hutan Jurusan Kehutanan Fakultas, “PERILAKU MAKAN GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DI PUSAT KONSERVASI GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS (Feeding Behavior of Sumateranus Elephants-Elephas maximus sumatranus in Elephant Conservation Center Way Kambas National Park),” Payne al., vol. 18, no. 2, pp. 89–95, 2000.
R. R. Anita, D. Elfidasari, and D. Gunaryadi, “Perilaku Makan Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) Di Taman Margasatwa Ragunan,” J. Al-AZHAR Indones. SERI SAINS DAN Teknol., vol. 4, no. 4, p. 203, 2018, doi: 10.36722/sst.v4i4.311.
A. Kadir, “Pengembangan sosial forestry di SPUC Barisallo: Analisis sosial ekonomi dan budaya masyarakat,” Info Sos. Ekon., vol. 5, no. 3, pp. 297–309, 2005.
A. Kadir, S. A. Awang, and R. Purwanti, “Konflik pada kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Provinsi Sulawesi Selatan dan upaya penyelesaiannya,” J. Penelit. Sos. dan Ekon. Kehutan., vol. 10, no. 3, pp. 186–198, 2013.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




2.jpg)
6.png)
