Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat Lokal Di Kabupaten Raja Ampat, Papua
Abstract
Downloads
References
Selna Adesetiani, L. M Kolopaking, and E. Eriyatno, “Strategi Pengembangan Usaha Wisata Homestay Berbasis Komunitas di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat,” Sodality J. Sosiol. Pedesaan, vol. 9, no. 3, 2021, doi: 10.22500/9202136386.
Y. E. Nugraha, “Sosialisasi Sadar Wisata Sebagai Upaya Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Fatukoto,” J. Abdimas Pariwisata, vol. 2, no. 1, pp. 14–22, 2021, doi: 10.36276/jap.v2i1.24.
M. H. U. Dewi, “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali,” J. Kawistara, vol. 3, no. 2, pp. 129–139, 2013, doi: 10.22146/kawistara.3976.
Budhi Pamungkas Gautama, A. K. Yuliawati, N. S. Nurhayati, E. Fitriyani, and I. I. Pratiwi, “Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat,” BERNAS J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 4, pp. 355–369, 2020, doi: 10.31949/jb.v1i4.414.
N. V. Pongantung, “Perubahan Sosial Budaya Dan Ekonomi Masyarakat Kampung Arborek Kabupaten Raja Ampat Setelah Menjadi Kawasan Wisata,” Agri-Sosioekonomi, vol. 14, no. 1, p. 109, 2018, doi: 10.35791/agrsosek.14.1.2018.19008.
N. P. E. Mahadewi and I. P. Sudana, “Model Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat,” J. Anal. Pariwisata, vol. 17, no. 1, pp. 41–45, 2017.
D. Herdiana, “Peran Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat,” J. Master Pariwisata, no. September, p. 63, 2019, doi: 10.24843/jumpa.2019.v06.i01.p04.
H. Hermawan, “Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal,” J. Pariwisata, vol. 3, no. 2, pp. 105–117, 2016.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




2.jpg)
6.png)
