HASIL DAN VIGOR AWAL BENIH KEDELAI (Glycine max [L.] Merrill) YANG DIPANEN DARI PERTANAMAN TUNGGAL DAN GANDA DENGAN KETELA POHON
Abstract
Keterbatasan lahan tanam mengarahkan produksi tanaman pangan dilakukan dengan sistem tanam ganda. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui hasil dan vigor awal benih kedele yang dipanen dari tanam ganda ketela pohon-kedele dengan perbedaan intensitas tanam ketela pohonnya. Percobaan ini dilakukan di Unit Pengelola Benih Sayuran, Desa Sekincau dan Laboratorium Benih dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lampung periode waktu Juni 2022 – Februari 2023. Kedele varietas Dega-1 dan ketela pohon klon Ketan ditanam tunggal dan ditanam ganda dengan 4 komposisi yaitu 1) pertanaman tunggal kedele (p₁), dan 2) pertanaman ganda ketela pohon-kedele dengan intensitas tanaman kedele 67% dan intensitas tanaman ketela pohon a) 67% (p₂), b) 78% (p₃), dan 89% (p₄). Setiap taraf perlakuan itu diulang lima kali dalam lima blok. Analisis ragam data menggunakan Minitab Ver. 17 dan analisis lanjutan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) menggunakan Excel 2013. Intensitas tanaman ketela pohon dalam tanam ganda dengan kedele tidak menurunkan hasil kedele per tanaman maupun vigor awal benih, tetapi menurunkan hasil benih kedele per petak dan meningkatkan rasio kesetaraan lahan dari 1,00 menjadi 1,29-1,37.
Downloads
References
Asadi, D.M., Arsyad, H., Zahra, & Darmijati. 2007. Pemuliaan Kedele untuk Toleran Naungan dan Tanam ganda. Buletin Agro Bio 1(2) : 15-20.
Astawan, M. 2004. Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan. PT Gramedia. Jakarta. 156 Hlm.
Auliyah, N., Napitupulu, D. M., & Yanita, M. 2025. Dinamika Permintaan dan Penawaran Kedele di Indonesia: Analisis Perkembangan dan Tantangan. J. AGRIFO 10(2):158-166.
Badan Pusat Statistik RI. 2026. Impor Kedele Menurut Negara Asal Utama 2017-2024. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjAxNSMx/impor-kedele-menurut-negara-asal-utama--2017-2023.html
Budiastuti, S. 2000. Penggunaan Triakontanol dan Jarak Tanam pada Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.). Jurnal Penelitian Agronomi (Agrosains) 2 (2): 59-63.
Garuda, S.R., Baliadi, Y., & Lestari, M. S. 2017. Pengembangan Kedele di Papua: Potensi Lahan. Strategi Pengembangan dan Dukungan Kebijakan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian 36(1):47-58.
Hartati, S. 2004. Pengaruh Saat Tanam dan Populasi Jagung terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedele dan Jagung. Jurnal Agrivet 8 (1): 24-33.
ISTA. 2009. Handbook on Seedling Evaluation. Third edition with amendmends 2009.
Karima, S.S., Nawawi, M., & Herlina, N. 2013. Pengaruh Saat Tanam Jagung dalam Tanam ganda Tanaman Jagung (Zea mays L.) dan Brokoli (Brassica oleracea L. var. botrytis). Jurnal Produksi Tanaman 1(3) : 87-92.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2018. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 991/HK.150/C/05/2018 tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Benih Tanaman Pangan. Jakarta. p : 8.
Lisanti, E., Puspitaningrum, Tresnawati, N. E. & Arwin. 2021. Inovasi Aneka Pangan Bergizi Tinggi dari Bahan Kedele Iridiasi Gamasugen untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Rawamangun Jakarta Timur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 18(1): 82-90.
Maguire, J. D. 1962. Speed of gennination-aid in selection and evaluation for seedling emergence and vigor. Crop Science 2:176-177.
Copeland, L.O. dan McDonald, M. B. 2001. Principles f Seed Science and Technology. Macmillan Publ. Co. New York. 467 p.
Mawazin & Suhendi, H. 2008. Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Kedele. Pusat Penelitian dan Konservasi Alam 5(4): 381-388.
Pandiangan, N. D. & Rasyad, A. 2017. Komponen dan Mutu Biji Beberapa Varietas Tanaman Kedele (Glycine max L. Merril) yang Ditanam pada Empat Waktu Aplikasi Pupuk Nitrogen. Jom Faperta 4(2): 1-14.
Pramono, E., Timotiwu, P. B., Ermawati, Agustiansyah, Adhinugraha, Q. S., Kuswati, & Sukmawati, K. D. 2025. Panduan Praktikum Teknologi Benih (AGR620205). Laboratorium Benih dan Pemuliaan Tanaman, Program Studi Agronomi, Jurusan Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar Lampung. 105 Hlm. Tidak dipublikasikan.
Pramono, E., Handayani, T. T., Manik, T. K. & Hadi, M. S. 2023. Petak Percontohan Tanam ganda Kedele (Glycine max [L.] Merrill) dengan Ketela pohon (Manihot esculenta Crantz) di Dataran Tinggi Sekincau Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung 02(01): 080 – 095
Purnamasari, L., Pramono, E. & Kamal, M. 2017. Pengaruh Jumlah Tanaman per Lubang terhadap Vigor Benih Tiga Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L.) dengan Metode Pengusangan Cepat MPC). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 15(2): 107-114.
Rifai, A., Basuki, S., & Utomo, B. 2014. Nilai Kesetaraan Lahan Budidaya Tanam ganda Tanaman Tebu dengan Kedele : Studi Kasus di Desa Karangharjo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Widyariset 17(1): 59-70.
Sadjad, S. 1972. Kertas Merang Untuk Uji Viabilitas Benih di Indonesia: Beberapa Penemuan dalam Bidang Teknologi Benih. Disertasi. Fak. Pascasarjana IPB. Bogor. 281 Hlm. Tidak dipublikasikan.
Sadjad, S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Jakarta. 144 hlm.
Saida, M. D. N. 2023. Analisis Kinerja Perdagangan Komoditas Ubi Kayu. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian. Jakarta. 51 Hlm. https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/2A_Analisis_Kinerja_Perdagangan_Ubi_Kayu_2023.pdf
Siantar, P. L., Pramono, E., Hadi, M. S., & Agustiansyah. 2019. Pertumbuhan, Produksi, dan Vigor Benih pada Budidaya Tumpangsari Sorgum-Kedelai. Jurnal Galung Tropika, 8 (2):91-102. DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v8i2.429.
Sundari, T & Mutmaidah, S. 2018. Identifikasi Kesesuaian Genotipe Kedele untuk Tanam ganda dengan Ubi Kayu. J. Ilmu Pertanian Indonesia 23(1):2937.
Wahyuningsih, S. 2024. Analisis Kinerja Perdagangan Komoditas Kedele. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian, Kementerian Pertanian RI. 43 Hlm. https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/Analisis_ Kinerja_Kedele_Sem_2.pdf
Wibowo, A., Purwanti, S., & Rabaniyah, R. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Benih Kedele Hitam yang Ditanam Secara Tumpangsari dengan Jagung Manis (Zea mays). Jurnal Vegetalika 4(1): 99-110.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.













