Analysis of Soil Fertility Status and Capability Based on Slope and Land Use
Abstract
Declining soil fertility can be a major factor affecting soil productivity. Declining soil fertility can be caused by two factors, namely natural factors such as topography, and man made factors, such as land management. Assessment of soil fertility status is very important understand good soil fertility conditions that support agricultural and plantation activities. This study aims to determine the soil fertility status and the classification of soil fertility capability. This research was conducted through field survey on four land use units (LUUs) with 16 sampling points determined purposively. The obtained data were then combined to classify the level of status and ability of soil fertility using Fertility Capability Classification (FCC) method. The results showed that the overall LUUs have low fertility status criteria with base saturation (BS) as a heavy limiting factor, and potassium (K) and C-organic content as medium limiting factors. All LUUs, however, revealed almost the same FCC unit. Based on the FCC unit, soil fertility is constrained by some sandy texture soil types (S), with modifiers of acid soil reaction conditions (h), steep slopes (%), and some are constrained by low potassium (k).
Downloads
References
Aravindh, S., Chinnadurai, C., & Balachandar, D. (2020). Development of a soil biological quality index for soils of semi-arid tropics. Soil, 6, 483–497. https://doi.org/10.5194/soil-6-483-2020
Asnawati, A., Monde, A., & Syukur, S. (2022). Analisis sifat fisika tanah terhadap penggunaan jenis pupuk kandang pada bibit tanaman durian (Durio zibethinus). Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 10(3), 563–571.
Batu, H.M.R.P., Talakua, S.M., Siregar, A., & Osok, R.M. (2019). Status kesuburan tanah berdasarkan aspek kimia dan fisik tanah di DAS Wai Ela, Negeri Lima, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Jurnal Budidaya Pertanian, 15(1), 1-12. https://doi.org/10.30598/jbdp.2019.15.1.1
Camila, A.N., Siswoyo, H., & Hendrawan, A.P. (2023). Penentuan tingkat kesuburan tanah pada lahan pertanian di Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang berdasarkan parameter kimia. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 6(1), 28–33. https://doi.org/10.24246/juses.v6i1p28-33
Dierolf, T., Fairhurst, T., & Mutert, E. (2001). Soil Fertility Kit: A Toolkit for Acid, Upland Soil Fertility Management in Southeast Asia. Potash & Phosphate Institute, Singapore.
Djaenudin, D., Marwan, H., Subagjo, H., & Hidayat, A. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.
Fitriani, F., Patadungan, Y.S., & Thaha, A.R. (2020). Karakteristik beberapa kimia tanah di DAS Kawatuna Provinsi Sulawesi Tengah. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 8(3), 603–609.
Harahap, F.S., Walida, H., Fadillah, W. (2018). Evaluasi status kesuburan N P K tanah sawah tadah hujan di Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Agroplasma (STIPER) Labuhanbatu, 5(1), 30–34.
Harahap, F.S., Kurniawan, D., & Susanti, R. (2021). Pemetaan status pH tanah dan C-organik tanah sawah tadah hujan di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu. Agrosains: Jurnal Pertanian Agronomi, 23(1), 37-42. https://doi.org/10.20961/agsjpa.v23i1.48479
Harista, F.I. (2017). Sebaran Status Bahan Organik Sebagai Dasar Kegiatan Pengelolaan Kesuburan Tanah Pada Perkebunan Tebu (Saccharum officinarum L.) Lahan Kering Berpasir Di PT. Perkebunan Nusantara X Djengkol, Kediri. [Bachelor Theses]. Brawijaya University, Malang.
Haryati, U. (2014). Karakteristik fisik tanah kawasan budidaya sayuran dataran tinggi, hubungannya dengan strategi pengelolaan lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 125–138.
Holland, J.E., Bennett, A.E., Newton, A.C., White, P.J., McKenzie, B.M., George, T.S., Pakeman, R.J., Bailey, J.S., Fornara, D.A., & Hayes, R.C. (2018). Liming impacts on soils, crops and biodiversity in the UK: A review. Science of the Total Environment, 610–611, 316–332. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2017.08.020
Husni, M.R., Sufardi, S., & Khalil, M. (2016). Evaluasi status kesuburan pada beberapa jenis tanah di lahan kering Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 1(1), 147–154.
Kawani, G.J., Naharuddin, N., Rukmi, R., Rosyid, R., & Purnama, R. (2022). Sifat fisik dan kimia tanah pada beberapa penggunaan lahan di Sub DAS Meko Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso. Warta Rimba : Jurnal Ilmiah Kehutanan, 10(3), 231-242.
Kuswara, S., & Mutiara, C. (2018). Evaluasi kesuburan tanah di Dusun Kekawii III Desa Randotonda Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Agrimor, 11(2). https://doi.org/10.37478/agr.v11i2.46
Li, Y., He, X., Wang, Y., Guan, J., Guo, J., Xu, B., Chen, Y., & Wang, G. (2020). Organic fertilizer amendment increases methylmercury accumulation in rice plants. Chemosphere, 249, 126166. https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2020.126166
Listianto, F.G., Peniwiratri, L., & Ratih, Y.W. (2023). Evaluasi status kesuburan kimia tanah pada kawasan perbukitan Menoreh di Desa Bigaran Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 25(4), 3423–3430.
Martunis, L., Sufardi, S., Muyassir, M. (2017). Karakteristik kimia tanah dan status kesuburan tanah beberapa jenis tanah di lahan kering Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh (Indonesia). Jurnal Agrotan, 3(1), 77-90.
Prihantoro, I., Permana, A.T., Suwarto, S., Aditia, L.E., & Waruwu, Y. (2023). Efektivitas pengapuran dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) sebagai hijauan pakan ternak. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(2), 297-304. https://doi.org/10.18343/jipi.28.2.297
Rahayu, A., Utami, S.R., & Rayes, M.L. (2014). Karakteristik dan klasifikasi tanah pada lahan kering dan lahan yang disawah¬kan di Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 1(2), 79–87.
Saida, S., Putra, A., & Ibrahim, B. (2023). Analisis sifat kimia dan evaluasi kesuburan tanah pada lahan kering di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng. Savana Cendana, 8(3), 84-91.
Sampedro, B., Crespo, P., Hernando, A., Litrán, R., Sánchez López, J.C., López Cartes, C., Fernandez, A., Ramírez, J., González Calbet, J., & Vallet, M. (2003). Ferromagnetism in fcc twinned 2.4 nm size Pd nanoparticles. Physical Review Letters, 91, 237203. https://doi.org/10.1103/PhysRevLett.91.237203
Sanchez, P.A., Palm, C.A., & Buol, S.W. (2003). Fertility capability soil classification: a tool to help assess soil quality in the tropics. Geoderma, 114(3–4), 157-185. https://doi.org/10.1016/S0016-7061(03)00040-5
Sidik, A.A., & Kurniawan, M.H.N. (2025). Dampak kepadatan tanah pada berbagai penggunaan lahan terhadap erosi dan implikasinya bagi pertanian berkelanjutan di Sub DAS Brantas Hulu. Terra, 1(1), 93-112.
Sitorus, A., Sitorus, B., & Sembiring, M. (2018). Kajian kesuburan tanah pada lahan pertanian di Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir. Jurnal Agroteknologi, 6(2), 225–230.
Sudianto, E., Ezward, C., & Mashadi, M. (2018). Pengaruh pemberian dolomit dan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah (Oryza sativa L.) menggunakan tanah sawah bukaan baru. Jurnal Sains Agro, 3(1), 1–16.
Syachroni, S.H. (2019). Kajian beberapa sifat kimia tanah pada tanah sawah di berbagai lokasi di Kota Palembang. Sylva: Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan, 8(2), 60-65. https://doi.org/10.32502/sylva.v8i2.2697
Tambunan, R., Rajamuddin, U.A., & Thaha, A.R. (2018). Beberapa karakteristik kimia tanah pada berbagai kelerengan DAS Poboya, Kota Palu. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian, 6(2), 247–257.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


