Application of Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Manure to Improve Saline Soil Characteristics
Abstract
Soil salinity can damage soil structure due to its high sodium chloride content, leading to soil erosion and reduced aeration, which decreases the ability of plants to absorb water and inhibits plant growth. One approach to overcome this problem is by improving the chemical properties of saline soil; therefore, research on the application of arbuscular mycorrhizal fungi and manure is needed. This study aimed to determine whether the addition of manure and arbuscular mycorrhizal fungi at appropriate rates could improve the chemical properties of saline soil. A completely randomized design (CRD) with two factors was used, in which the first factor was the dose of arbuscular mycorrhizal fungi with four levels and the second factor was manure application with two levels, each repeated three times, resulting in eight treatments and 24 experimental units. The results showed that although the application of mycorrhizal fungi and manure did not significantly affect soil pH or electrical conductivity (EC), a single factor manure treatment increased soil pH and reduced EC values, while a single factor treatment of arbuscular mycorrhizal fungi reduced soil EC values. The combined application of manure and arbuscular mycorrhizal fungi significantly increased N-available (NH₄⁺ and NO₃⁻) during the first week after the application of 20 ton/ha of manure and 105 CFU/mL of arbuscular mycorrhizal fungi (M1K1).
Downloads
References
Agegnehu, G., Bass, A.M., Nelson, P.N., & Bird, M.I. (2016). Benefits of biochar, compost and biochar–compost for soil quality, maize yield and greenhouse gas emissions in a tropical agricultural soil. Science of the Total Environment, 543(Part A), 295–306. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2015.11.054
Annisa, D.N., Mardiatno, D., & Hizbaron, D.R. (2021). Pengelolaan wilayah pesisir berbasis pengurangan risiko bencana gempabumi dan tsunami di Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Coastal and Environmental Planning, 2(1), 1-19. https://doi.org/10.37253/jcep.v2i1.4262
Aprianto, B., Hasibuan, S., & Syafriadiman, S. (2022). Peningkatan fosfat tanah dan air pada kolam gambut yang diberi campuran pupuk hayati. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 27(1), 37–43.
Bhakti, A., Cyio, M.B., & Darman, S. (2019). Perubahan unsur hara makro (C-organik, N, P, K, dan C/N) tanah salin Entisols Sidondo akibat pemberian kompos dan sulfur serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Mitra Sains, 7(2), 49-59.
Dahono, N.N., Muas, I., Zurriyati, Y., & Nasution, S.H. (2019). Pengaruh aplikasi fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan bibit karet asal okulasi di Provinsi Kepulauan Riau. Buletin Inovasi Teknologi Pertanian, 5(1), 7 pp.
Dewi, A.K., & Setiawati, M.R. (2017). Pengaruh pupuk hayati endofitik dengan Azolla pinnata terhadap serapan N, N-total tanah, dan bobot kering tanaman padi (Oryza sativa L.) pada tanah salin. Agrologia, 6(2), 54-60.
Fikdalillah, F., Basir, M.C., & Sulaeman, A. (2016). Pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap serapan fosfor dan hasil tanaman sawi putih (Brassica pekinensis) pada Entisols Sidera. Agrotekbis, 4(5), 491-499.
Kaya, E. (2013). Pengaruh kompos jerami dan pupuk NPK terhadap N-tersedia tanah, serapan-N, pertumbuhan, dan hasil padi sawah (Oryza sativa L.). Agrologia, 2(1), 43-50.
Khairuna, K., Syafruddin, S., & Marlina, M. (2015). Pengaruh fungi mikoriza arbuskular dan kompos pada tanaman kedelai terhadap sifat kimia tanah (Effect of arbuscular mycorrhizal fungi and compost under soybean vegetation on soil chemical properties). Jurnal Floratek, 10, 1–9.
Muliawan, N.R.E., Sampurno, J., & Jumarang, M.I. (2016). Identifikasi nilai salinitas pada lahan pertanian di daerah Jungkat berdasarkan metode daya hantar listrik (DHL). Jurnal Fisika, 4(2), 69–72.
Murni, W.S., & Purnamayani, R. (2019). Upaya efisiensi dan peningkatan ketersediaan nitrogen dalam tanah pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) melalui pemberian mikoriza arbuskular. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, Smart Farming yang Berwawasan Lingkungan untuk Kesejahteraan Petani, 186–191.
Nurlia, N., Zainabun, Z., & Darusman, D. (2020). Karakterisasi tanah salin di wilayah pesisir Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(1), 578–586.
Parnianto, H., Hasanah, U., & Widjajanto, D. (2022). Reklamasi tanah salin menggunakan bahan organik dan pencucian di Desa Sidondo I, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (e-Journal), 10(1), 82-90.
Prasetyani, C.E., Nuraini, Y., & Sucahyono, D. (2021). Pengaruh media dengan kriteria salinitas tanah salin dan non salin terhadap efektivitas dan infektivitas isolat bakteri Rhizobium sp. toleran salinitas pada tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 281-292. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2021.008.1.31
Rahayu, R., Saidi, D., & Herlambang, S. (2019). Pengaruh biochar tempurung kelapa dan pupuk kandang sapi terhadap sifat kimia tanah dan produksi tanaman sawi pada tanah pasir pantai. Jurnal Tanah dan Air (Soil and Water Journal), 16(2), 69–78. https://doi.org/10.31315/jta.v16i2.3985
Rahma, K.A., & Sarifuddin, S. (2025). Pengaruh pencucian dan beberapa amelioran untuk perbaikan sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah bergaram. Jurnal Agroteknologi, 13(3), 100-106.
Sukaryorini, P., Fuad, A.M., & Santoso, S. (2016). Pengaruh macam bahan organik terhadap ketersediaan amonium (NH4⁺), C-organik dan populasi mikroorganisme pada tanah Entisol. Plumula, 5(2), 99-106.
Sulaeman, S., Suparto, S., & Eviati, E. (2005). Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Balai Penelitian Tanah, Bogor.
Yamika, W.S.D., Aini, N., & Setiawan, A. (2016). Penentuan batas toleransi salinitas beberapa tanaman (tomat, mentimun, bawang merah, dan cabai besar) pada cekaman salinitas. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Pertanian, 35–40.
Yusriadi, Y., Pata’dungan, Y.S., & Hasanah, U. (2018). Kepadatan dan keragaman spora fungi mikoriza arbuskula pada daerah perakaran beberapa tanaman pangan di lahan pertanian Desa Sidera. Jurnal Agroland, 25(1), 64–73.
Zulkoni, A., Rahyuni, D., & Nasirudin, N. (2020). Pengaruh bahan organik dan jamur mikoriza arbuskula terhadap harkat tanah pasir pantai Selatan Yogyakarta yang menjadi medium pertumbuhan jagung (Zea mays). Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 5(1), 8–15.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


