Land Suitability Evaluation for Cardamom (Elettaria cardamomum) Cultivation in Sumber Rejo Village, Purwosari Subdistrict, Pasuruan Regency

  • Agus Zainur Roziqin
    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Purwadi
    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Purnomo Edi Sasongko
    Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
DOI: https://doi.org/10.23960/jtepl.v15i2.525-533
Keywords Cardamom, Land Suitability, Soil Chemistry
Abstract Views (Last 12 Months)
99 Abstract Views
77 Downloads

Abstract

Market demand for cardamom (Elettaria cardamomum) continues to rise, yet its cultivation remains limited to specific regions with suitable environmental conditions. Therefore, land suitability evaluation is essential as a basis for planning the development of this commodity. This study aims to assess land suitability for cardamom cultivation in Sumber Rejo Village, Purwosari Subdistrict, Pasuruan Regency. The evaluation was based on physical and chemical soil properties, including pH, organic carbon (C-organic), cation exchange capacity (CEC), base saturation, as well as soil texture and slope. Samples were collected from two types of land use: dry land (tegalan) and coffee plantations, with a total of six sampling points. The results showed that soil pH ranged from 5.70 to 5.92 (S1), C-organic ranged from 1.61% to 2.79% (S1), CEC from 23.93 to 33.07 cmol/kg (S1), and base saturation was in average < 35% (S2). Overall, the study area falls into the moderately suitable (S2) category for cardamom cultivation with potential improvement to S1 through manure and compost application. This evaluation, however, was based on only four parameters so that future research should continue with other parameters to have a more comprehensive results on land suitability for cardamom cultivation in Sumber Rejo village.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS (Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur). (2023). Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Timur, 2021–2022. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur.

BSN (Badan Standardisasi Nasional). (2000). SNI 03-4148.1-2000: Tata Cara Pengambilan Contoh Tanah Dengan Tabung Dinding Tipis. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Djaenudin, D., Marwan, H., Subagjo, H., & Hidayat, A. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian, Bogor

Eviati, E., Sulaeman, S., Herawaty, L., Anggria, L., Usman, U., Tantika, H.E., Prihatini, R., & Wuningrum, P. (2023). Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk (3rd ed.). Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kampus Penelitian Pertanian, Cimanggu, Bogor.

Feronica, C.V., & Setiawan, A.W. (2023). The evaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman rempah utama di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan), 10(2), 369-379.

Harefa, D.F.C., & Zebua, M. (2024). Peran kapasitas tukar kation dalam mempertahankan kesuburan tanah pada berbagai jenis tekstur tanah. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(1), 165–170.

Hilwa, W., Harahap, D.E., & Zuhirsyan, M. (2020). Pemberian pupuk kotoran ayam dalam upaya rehabilitasi tanah ultisol desa janji yang terdegradasi. Agrica Ekstensia, 14(1).

Kesumaningwati, R. (2016). Pemanfaatan sisa panen dalam bentuk bokashi sekam terhadap peningkatan beberapa sifat kimia (pH, C organik, N, P, dan K) tanah sawah. Prosiding Seminar Nasional Kimia.

Mulyana, S. (2015). Kajian alur tata niaga kapulaga (Amomum cardomum L.) sebagai salah satu produk hasil hutan rakyat pola agroforestry di Kabupaten Tasikmalaya, makalah disajikan pada Prosiding Seminar Nasional Agroforestry. Prosiding Seminar Nasional Agroforestry 2015.

Mulyadi, T., Nurcholis, M., & Partoyo, P. (2020). Beberapa sifat kimia tanah sawah atas penggunaan pupuk organik dengan kurun waktu berbeda di Sayegan, Sleman. Jurnal Tanah dan Air (Soil and Water Journal), 17(2), 74-91. https://doi.org/10.31315/jta.v17i2.4237

Nopriani, L.S., Hanuf, A.A., & Albarki, G.K. (2023). Pengelolaan Keasaman Tanah dan Pengapuran. Universitas Brawijaya Press.

Purwadi, P., Hidayat, R., Sasongko, P. E., & Dwiridotjahjono, J. (2023). Pendampingan kelompok tani “Agro Makmur Lestari” dalam pembibitan kapulaga (Elettaria cardamomum) di lahan agroforestri Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Agro Kreatif, 6(3), 874-879.

Rika, M.A. (2022). Kajian unsur hara makro dan mikro pada pertumbuhan tanaman. [Undergraduate Thesis], Raden Intan Lampung State Islamic University. https://repository.radenintan.ac.id/20028/?utm_source=chatgpt.com

Sarah, S., Baharuddin, A. B., & Bustan, B. (2024). Sebaran nilai kapasitas tukar kation (KTK) dan kemasaman (pH) tanah di tanah vertisol Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Journal of Soil Quality and Management, 3(1), 1-6. https://doi.org/10.29303/jsqm.v3i1.145

Selisiyah, A. (2011). Kelayakan usaha kapulaga (Amomum cardamomum) di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, wilayah KPH Kedu Selatan Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. [Undergraduate Thesis], Bogor Agricultural Institute.

Setiawan, B., Yudono, P., & Waluyo, S. (2018). Evaluasi tipe pemanfaatan lahan pertanian dalam upaya mitigasi kerusakan lahan di Desa Giritirta, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara. Vegetalika, 7(2), 1-15. https://doi.org/10.22146/veg.35769

Sefano, M.A., Maira, L., Darfis, I., Yunanda, W.W., & Nursalam, F. (2023). Kajian aktivitas mikroorganisme tanah pada rhizosfir jagung dengan pemberian pupuk organik pada ultisol. Journal of Top Agriculture (Top Journal), 1(1), 22-30.

Suhartini, N.A., Widi, R.H., & Darusman, D. (2021). Daya saing pala, lawang, dan kapulaga Indonesia di pasar internasional. Jurnal Agristan, 3(2), 84-110. https://doi.org/10.37058/agristan.v3i2.3685

Sulaeman, Y., Suparto, & Eviati. (2005). Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Balai Penelitian Tanah, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian Republik Indonesia, Bogor.

Sulistyaningrum, D., Susanawati, L.D., & Suharto, B. (2014). Pengaruh karakteristik fisika-kimia tanah terhadap nilai indeks erodibilitas tanah dan upaya konservasi lahan. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1(2), 55-62.

Yuniarti, A., Solihin, E., & Putri, A.T.A. (2020). Aplikasi pupuk organik dan N, P, K terhadap pH tanah, P-tersedia, serapan P, dan hasil padi hitam (Oryza sativa L.) pada inceptisol. Kultivasi, 19(1), 1040-1046.

Yuniarti, A., Suriadikusumah, A., & Gultom, J.U. (2018). Pengaruh pupuk anorganik dan pupuk organik cair terhadap pH, N-total, c-organik, dan hasil pakcoy pada inceptisols. Prosiding Semnastan, 213-219.

Cover
Published
2026-04-17
How to Cite
Roziqin, A. Z., Purwadi, P., & Sasongko, P. E. (2026). Land Suitability Evaluation for Cardamom (Elettaria cardamomum) Cultivation in Sumber Rejo Village, Purwosari Subdistrict, Pasuruan Regency. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 15(2), 525–533. https://doi.org/10.23960/jtepl.v15i2.525-533