IDENTIFIKASI MINYAK CITRONELLA DENGAN GCMS DAN APLIKASINYA SEBAGAI MINYAK ANGIN AROMATERAPI

shintawati shintawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi minyak sereh wangi dan mengetahui aplikasikannya sebagai minyak angin aromaterapi yang aman dan disukai konsumen. Minyak angin dibuat dalam 4 formula dengan perbandingan kristal mentol, minyak putih, minyak gandapura, minyak sereh wangi, minyak pippermint dan minyak lemon masing-masing 6:1:5:2:2:4; 6:1:5:0:2:6; 6:1:5:0:8:0 dan 6:1:5:8:0:0. Hasil GCMS menunjukkan terdapat 60 senyawa organik volatil dalam minyak sereh wangi dengan alkohol sebagai komponen terbesar serta mengandung beberapa senyawa yang berperan dalam pengembangan produk minyak angin aromaterapi yaitu cyclopropane, geraniol dan nerol. Keempat formula aromaterapi dengan pH 4,96-5,37, aman bagi kulit, tidak menimbulkan iritasi, stabil, serta memenuhi Peraturan Kepala BPOM Nomor 12 tahun 2014 dengan kandungan ALT 0-4,5 x 103 koloni/ml. Berdasarkan warna, wangi alami, kesegaran, kehangatan teksturĀ  dan kesukaan,formula kristal mentol, minyak putih, minyak gandapura, minyak sereh wangi, minyak pippermint dan minyak lemon perbandingan 6:1:5:2:2:4 mempunyai nilai kesukaan tertinggi.





DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jtihp.v25i2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.